#MemesonaItu Ketika kita mampu....disaat....


#MemesonaItu ketika kita mampu mendengar, disaat kita ingin bicara. Ya, mendengar setiap keluh, gundah, suka, bahkan ambisi, yang tercurah dari orang disekeliling kita. Berawal dari mendengar dengan hati dan jiwa, akan tumbuh rasa percaya yang memudahkan kita menyampaikan ribuan kata yang ingin kita sampaikan.

#MemesonaItu ketika kita mampu memandang, disaat kita ingin menoleh. Ya, memandang dengan mata hati, setiap lukisan warna yang terpatri dari wajah-wajah yang mengelilingi kita, ketika itu terjadi kita tak akan mampu menoleh dari indahnya pancaran makna yang dilukiskanNya.

#MemesonaItu ketika kita mampu memberi disaat ingin meminta. Ya, karena memberi tanpa pamrih akan menuai cintakasih, yang tanpa kita minta akan mengalir dalam setiap langkah kita, menaungi segala cita dan harapan dari orang disekitar kita.

#MemesonaItu ketika kita mampu tersenyum disaat ingin menangis. Ya, karena senyuman mampu menghapus airmata, yang tanpa kita sadari tangis kita menguap terbawa angin yang dihembuskan jiwa-jiwa yang yang bahagia karena senyuman kita.

#MemesonaItu ketika kita mampu bertahan disaat ingin menyerah. Ya, bertahan pada prinsip keilmuan pada kondisi apapun yang sedang kita hadapi, dalam proses penempaan hakikat kehidupan, dan pada akhirnya kita tak akan pernah menyerah.

#MemesonaItu ketika kita mampu menunggu disaat ingin berlalu. Menunggu akan hasil yang mungkin sedang ditangguhkan, bersama dengan usaha yang telah kita lalui yang mungkin akan berlalu tanpa kita sadari.




Comments

Popular posts from this blog

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.1

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.3

SUATU MASA