Posts

Showing posts from 2022

1.4.a.8. KONEKSI ANTAR MATERI - MODUL 1.4

Image
  KESIMPULAN: Dari modul 1.3 tentang Inkuiri Apresiatif (IA) mempelajari pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif berbasis kekuatan yang ada di sekolah. Pendekatan IA ini meyakin bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Maka untuk mewujudkan visi sekolah menuju pendidikan yang berpusat pada murid diperlukan pembentukan pembiasaan budaya positif di lingkungan sekolah, sehingga dapat mendorong terciptanya merdeka belajar dan membentuk profil pelajar Pancasila.  Berdasarkan buku Restructuring School Discipline  oleh Diane Gossen, ada tiga motivasi perilaku manusia, yaitu : untuk menghindari hukuman atau ketidaknyamanan, mendapatkan imbalan atau penghargaan, dan menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Untuk itu, tujuan adanya disiplin positif yaitu membangun siswa memiliki motivasi intrinsik. Disini guru dapat mengambil peran mewujudkan kepemimpinan murid,...

1.3.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Image
Di minggu terakhir bulan November 2022 ini, saya Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 7 telah sampai pada tahapan  Koneksi Antar Materi dari alur MERDEKA yang merupakan akronim dari  M ulai dari diri,  E ksplorasi konsep,  R uang kolaborasi,  D emonstrasi kontekstual,  E laborasi pemahaman,  K oneksi antar materi, dan  A ksi nyata.    Dan pada Koneksi Antar Materi - Modul 1.3 ini, para CGP mendapatkan tugas untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul 1.3 dengan modul 1.1 dan 1.2 yang telah dipelajari sebelumnya, dengan menjawab pertanyaan berikut: "Apa yang Bapak/Ibu pahami mengenai kaitan peran pendidik dalam mewujudkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Profil Pelajar Pancasila pada murid-muridnya dengan paradigma inkuiri apresiatif (IA) di sekolah Bapak/Ibu?". Ini semua berarti terkait dengan semua materi yang sudah dipaparkan pada modul-modul sebelumnya. Pada kesempatan Refleksi Koneksi Antar Materi ini, C...

MULAI DARI DIRI REFLEKSI MANDIRI 1,2,3 MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

Image
T ulisan ini dibuat dalam rangka melengkapi tugas sebagai calon guru penggerak angkatan 7 yaitu Refleksi Mandiri Mulai Dari Diri 1,2,3 Modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak. REFLEKSI MANDIRI 1  (“Imajiku tentang murid di masa depan”) Di masa depan saya memimpikan memiliki murid yang seperti tercermin dalam gambar berikut: REFLEKSI MANDIRI 2  (“Melengkapi Kalimat Rumpang”) Silahkan lengkapi kalimat rumpang ini dengan sungguh-sungguh sepenuh hati dan pikiran, sehingga tersusun sebuah paragraf utuh yang dapat menggambarkan visi tentang murid dan sekolah yang Bapak/Ibu idam-idamkan. Saya memimpikan murid-murid yang religius, senang berkolaborasi untuk dapat mengembangkan potensi dirinya yang kreatif dan inovatif, mandiri dan kritis serta berwawasan lingkungan. Sehingga mampu menjadi pemimpin di masa depan yang sesuai minat bakatnya dan mencerminkan Profil Pelajar Pancasila dalam dirinya. Saya percaya bahwa murid adalah aset penting yang harus dijaga karena merupakan gen...

TUGAS 1.2.A.6 DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.2

Image
          S aya Tri Nirmala  calon guru penggerak angkatan 7 dari SMPN 15 Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. K ali ini saya akan mengimajinasikan diri saya dalam 3 tahun kedepan setelah saya lulus dari program pendidikan guru penggerak ini sesuai nilai-nilai dan peranan guru penggerak.       Sebagai  guru penggerak harus memiliki komitmen terhadap  nilai - nilai yang harus di pegang, di pedomani dan diterapkan   dalam menerapkan filosofi pemikiran Kihajar Dewantara dan mewujudkan profil pelajar pancasila.      Nilai-nilai yang harus ada pada seorang guru penggerak adalah : mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid.        Selain nilai-nilai yang harus dimiliki, ada peran yang harus diemban oleh seorang guru penggerak, diantaranya : Menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi antar...

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 1.1

Image
    S alah satu arti jurnal adalah buku catatan harian, sedangkan refleksi masuk dalam dalam kategori kelas kata benda, dan memiliki makna gerakan atau pantulan di luar kesadaran sebagai reaksi atas suatu hal atau kegiatan yang datang dari luar.  Sesuai yang terdapat dalam KBBI online .         Maka saya memaknai jurnal refleksi dwimingguan sebagai buku catatan harian seorang Calon Guru Penggerak (CGP) yang berisi  sebuah tulisan tentang pemahaman, pengalaman, perasaan  diri setelah mengikuti kegiatan pendidikan guru penggerak selama dua minggu. Dan ini sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh para CGP untuk membuatnya  setiap selesai pembelajaran satu modul .          K ali ini saya akan menuliskan jurnal refleksi saya mengenai modul 1.1 tentang Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD). Dalam menulis jurnal refleksi ini saya berpedoman pada model 4F, yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway, ya...

1.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Image
Kesimpulan dan Refleksi Pengetahuan dan Pengalaman baru yang di pelajari dari Pemikiran Ki Hajar Dewantara   Assalamualaikum Wr Wb. Salam dan Bahagia. Perkenalkan, nama saya Tri Nirmala , S.Pd. Saya adalah calon guru penggerak angkatan 7  dari SMPN 15 Tangerang Kota Tangerang Propinsi Banten . Kali ini  saya akan menyampaikan kesimpulan dan refleksi terhadap materi modul 1.1 tentang filosofi  Ki Hajar Dewantara  (KHD) . Seperti yang kita ketahui, Ki Hajar Dewantara adalah Bapak Pendidikan Indonesia yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889 , seorang bangsawan Jawa dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjadiningrat. Beliau adalah pendiri sekolah Taman Siswa pada tahun 1922 di Yogyakarta. Sekolah ini adalah bukti sejarah betapa Ki Hajar Dewantara sangat perhatian pada perkembangan pendidikan di Indonesia. Berkat jasa beliau pula, saat ini semua warga negara Indonesia bisa menikmati pendidikan dan pengajaran. Kunci pemikiran Ki Hajar Dewanta terangkum dalam semboyannya yang s...

Yakin Saja Tak Cukup

Image
P ertama melihat status teman di layar facebook  tentang Guru Penggerak sekitar tahun 2020, tidak menggugah rasa penasaranku. berita itupun hanya berlalu begitu saja bersama jempol like  ku di wall mereka.  Semakin hari berita tentang Guru Penggerak semakin ramai mewarnai halaman facebook ku. Mereka menceritakan tentang antusiasme, semangat dan suka cita saat mengikutinya. Ditambah foto-foto kegiatan yang luar biasa menggambarkan rasa sukacita, ada lelah namun tak menghalangi pancaran rasa bahagia dan kepuasan di pijar mata mereka. Namun masih belum membuatku tertarik mencari tahu tentang program Guru Penggerak itu. Sekitar tahun 2021 saat program Merdeka Belajar semakin gencar disosialisasikan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Maka segala jenis program pendidikan dan pelatihan mandiri bagi guru juga semakin beragam. Dari sini aku mulai bertanya-tanya, terutama tentang guru penggerak. Apa yang memotivasi mereka mengikuti guru penggerak, mengapa mer...