Negara TELENOVELLA dan DRAKOR
![]() |
| https://www.wisnusa.com/2013/11/12-tempat-wisata-terkenal-di-istanbul.html |
Alasan lain kenapa pilih negara pusat telenovella dan drakor (walaupun ini mimpi, semoga jadi nyata) adalah, sejak siaran televisi swasta dapat diakses bebas di kota saya, saat itu saya masih SMP, maka telenovella menjadi tren tontonan emak-emak zamannya, otomatis saya juga terbawa sama hobby emak saya dulu. Dulu asal negara telenovella kalau ga salah yang terkenal dari Meksiko, Amerika Latin. Kalau sekarang sedang tren telenovella asal Turki dan India, kebayangkan, kalau setiap hari nonton telenovella, dimana tema ceritanya selalu tentang cinta dan romantisme, sudah pasti settingnya pun yang terbaik dari negaranya yang medukung romantisme itu (mungkin tujuan terselubungnya memang promosi pariwisata ya). Kebayang kan? Setiap hari, dengan durasi yang lumayan, disuguhin pemandangan dengan bumbu romantisme, bikin kebawa perasaan.
![]() |
| https://www.hipwee.com/travel/10-lokasi-syuting-drama-korea-yang-makin-hits-jadi-wisata-fans-sejati-pasti-baper-pengen-ke-sana/ |
Sampai saya suka browsing tempat-tempat yang jadi settingan di telenovella atau drakor yang baru saya tonton. Dan cuma lihat gambarnya aja bisa bikin gimana gitu. Belum lagi sekarang sedang tren buat emak-emak zaman now, DRAKOR, duh, pokoknya ada setting drakor yang bikin saya baper banget. Terus bikin saya pengen terus lihat pemandangan-pemandangan indahnya, sampai pengen buru-buru peluk suami, siapa tahu bisa bermimpi indah bareng suami pergi kesana. =D
Nah dua negara itu yang ingin saya kunjungi, kalau boleh saya berandai-andai dapet free travelling.
Eh tapi Mak, terlepas dari berandai-andai dan mimpi tadi, saya kembali kedunia nyata. Ternyata, begitu dahsyat pengaruh drama seri, semisal telenovella ataupun drakor. Baru setting nya saja sudah bikin kita terpengaruh, bagaimana jika dialog yang selalu diulang (iya kalau baik), tema kekerasan dan permusuhan yang sering dimunculkan menjadi konflik berlebihan, dan itu semua di tonton anak kita yang di bawah umur, setiap hari, karena emaknya juga suka dengan alasan hiburan setelah lelah bekerja seharian. Apakah tidak lebih berpengaruh, bahkan akan menjadi pahatan memori yang sulit dilupakan, akhirnya di tiru di kehidupannya.
Itulah Mak, memasuki usia saya yang sekarang, saya berusaha mulai mengurangi menghibur diri dengan tontonan berseri. Lebih enak baca yang real, kaya baca BLOG Travell yang notabene memang menceritakan apa yang penulis lihat ditempat yang dia kunjungi. Kaya yang di bahas di sini http://wiranurmansyah.com/6-travel-blogger-indonesia-favorit


Comments
Post a Comment