JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2
![]() |
Kali ini saya akan menuliskan jurnal refleksi dwi mingguan yang merupakan salah satu tugas CGP Angkatan 7 pada akhir modul 1.2. Jurnal ini berisi refleksi tentang pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan selama 2 minggu mempelajari modul 1.2 dalam LMS Pendidikan Guru Penggerak. Dalam jurnal refleksi ini saya mempergunakan model 1 yaitu model 4F (Fact, Feeling, Findings, Future) yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan Penerapan).
A. FACT (PERISTIWA)
Di minggu yang sama sekolah saya SMPN 15 Tangerang juga sedang mempersiapkan penilaian sekolah sehat tingkat kota.
Tanggal 11 November 2022 kegiatan sinkronous melalui gmeet dengan Instruktur Bapak Mualip. Melalui penjelasan dan pemaparan yang disampaikan oleh beliau, saya menjadi lebih memahami tentang peran dan nilai guru penggerak, dan bagaimana implementasinya di sekolah.
Setelah mempelajari modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak, menambah motivasi saya dan sesungguhnya sudah ada nilai dan peran guru penggerak yang sudah saya lakukan hanya selama ini saya tidak menyadarinya. Perasaan saya baik-baik saja dan tetap berusaha mengikuti kegiatan modul 1.2 dengan senang hati dan bahagia, meskipun kegiatan penilaian sekolah sehat sangat menyita perhatian saya.
Namun, hal tersebut membuat saya semakin terdorong dan termotivasi untuk terus mengembangkan dan memenuhi nilai-nilai dan peran guru penggerak yang belum saya terapkan baik pada diri saya sebagai guru di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Saya berharap kedepannya saya dapat menjadi teladan bagi teman-teman sejawat yang bergerak bersama untuk mencetak murid yang mencerminkan profil pelajar pancasila.
C. FINDING (PEMBELAJARAN)
Banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan selama dua minggu mempelajari Modul 1.2, yaitu sebagai berikut:
Bagaimana otak manusia bekerja, berpikir cepat dan berpikir lambat. Sebagai pendidik, kita harus membiasakan berpikir lambat, agar tidak terburu-buru menilai dan menghakimi. Saya kemudian belajar tentang lima kebutuhan dasar manusia, yaitu yaitu kasih sayang dan rasa diterima, kekuasaan, kesenangan, kebebasan, dan bertahan hidup.
Selanjutnya materi tentang tahap perkembangan manusia secara psikososial menurut Erik Erikson, diharapkan dengan kita tahu psikososial di setaip tahap perkembangan manusia, kita tahu apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan murid di setiap tahapan perkembangannya.
Kemudian materi tentang nilai dan peran guru penggerak. Ada 5 nilai dan 5 peran yang mesti dimiliki oleh seorang guru penggerak.
D. FUTURE (PENERAPAN)
Setelah mempelajari modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak, saya akan berusaha menerapkan beberapa hal berikut :
- Dalam rangka mengembangkan diri, saya aktif dalam berbagai pelatihan , diklat, webinar baik dilakukan secara daring maupun luring sebagai wahana untuk mengupgrade pengetahuan saya.
- Menerapkan budi pekerti dimulai dari diri sendiri dengan membiasakan budaya 5S yaitu senyum, sapa, salam, sopan dan santun, dan menjadi teladan yang baik bagi peserta didik.
- Menerapkan pembelajaran yang berpihak pada murid dan menyenangkan, berpihak pada murid dan penuh dengan inovasi.
- Menerapkan pembelajaran didalam dan luar ruangan yang membuat murid nyaman.
- Berkolaborasi dengan teman sejawat dalam rangka merencanakan pembelajaran yang menyenangkan serta kegiatan sekolah lainnya.
- Berkolaborasi dengan waka kurikulum tentang tugas kurikulum terkait fungsi dan peran saya sebagai Ketua Adiwiyata demi kemajuan sekolah.
- Aktif dan terus berinovasi dalam membuat media pembelajaran yang inovatif seperti video pembelajaran.
Demikianlah hal-hal menarik selama dua minggu mempelajari Modul 1.2 dalam Pendidikan Calon Guru Penggerak Angakatan 7.
#cgpangkatan7
#jurnalrefleksi




Comments
Post a Comment