JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.2

 "Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE)"


    Kali ini saya masih menggunakan model 4C (Connection, Challenge, Concept, Change) untuk menuliskan  jurnal refleksi dwi mingguan modul 2.2 tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE). Pembelajaran modul 2.2 ini berlangsung selama dua minggu dari tanggal 23 Februari 2023 sampai 9 Maret 2023. Pembelajaran modul kali ini diselingi dengan kegiatan Pendampingan Individu ke 3 pada tanggal 6 Maret 2023.

CONNECTION

    Saya sangat bersyukur mendapatkan pemahaman tentang pembelajaran sosial dan emosional yang merupakan materi lanjutan dari paket modul 2 sebelumnya yaitu pembelajaran berdiferensiasi .
    Sebagai pemimpin pembelajaran di kelas dan di lingkungan belajar, guru penggerak diharapkan mampu menjadi pendorong terciptanya suasana yang aman, nyaman dan kondusif agar seluruh warga sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well being) secara optimal dengan meningkatkan kompetensi sosial dan emosional yang memadai bagi seluruh warga sekolah.
    Materi modul ini sangat mendukung peran saya sebagai pemimpin pembelajaran karena ketika saya memiliki kompetensi sosial dan emosional yang baik, saya akan cenderung lebih tangguh dan nyaman berada di kelas karena dapat membangun koneksi yang baik dengan murid. Dengan mengaitkan pemahaman pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial emosional saya menjadi lebih bersemangat untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu merespon kebutuhan murid, dengan harapan dapat mengantarkan murid pada titik pencapaian yang optimal. Semoga. 

CHALLENGE

    Dari mempelajari modul, penjelasan dan pemaparan fasilitator, serta hasil diskusi di ruang kolaborasi memberikan pemahaman yang lebih terbuka. Diawal materi saya berpikir bahwa PSE adalah pembelajaran mengenai karakter, bagaimana seorang anak berperilaku kepada orang tua maupun teman sebaya. Ternyata PSE adalah tentang kesadaran diri (mindfullness) untuk mengembangkan kompetensi sosial emosional. 
    Sebelumnya juga saya berfikir bahwa mengintegrasikan pelajaran sikap sopan santun terhadap guru maupun teman sebaya pada murid dalam pembelajaran di kelas berarti saya sudah mengimplementasikan PSE. Namun sesungguhnya bagaimana menerapkan konsep mindfullness itu dalam proses pembelajaran maupun interaksi sosial dalam setiap kegiatan di sekolah. 

CONCEPT

Konsep utama dan penting yang saya pelajari dari modul ini diantaranya : 
  • Pembelajaran Soisal dan Emosional (PSE) adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah.
  • Bahwa urgensi Pembelajaran Soisal dan Emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well being) secara optimal. 
  • Bahwa konsep Pembelajaran Sosial dan Emosional bertujuan untuk mengembangkan lima Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) yaitu : kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
  • Bahwa implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di kelas dan di sekolah melalui empat indikator, yaitu : pengajaran eksplisit, integrasi dalam praktik mengajar guru dan kurikulum akademik, penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah, dan penguatan pembelajaran sosial emosional pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah.

CHANGE

    Setelah mempelajari materi dalam modul 2.2 ini, tentunya saya ingin mempraktikkan pembelajaran soisal emosional di kelas dan di sekolah. Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah berlatih untuk mengembangkan kompetensi sosial emosional dalam diri saya. Saya harus dapat mengenali diri saya dengan baik, mampu memanajemen diri dengan mengelola emosi dan perilaku yang positif, serta mampu mengambil keputusan yang logis dan bertanggung jawab dengan berlatih menerapkan teknik mindfullness
    Di kelas saya akan membudayakan dan mengintegrasikan pembelajaran sosial emosional dalam pembelajaran seperti :
  • mengajak murid untuk menghadirkan mindfullness dengan teknik STOP atau mendengarkan musik yang mereka sukai sebelum memulai pelajaran.
  • Pembelajaran dilakukan secara individu dan kelompok dengan seimbang sehingga mampu mengembangkan kemampuan sosial emosionalnya.
  • Menghadirkan peristiwa-peristiwa dalam setiap pembelajaran sehingga murid memiliki ketertarikan dan ingatan yang kuat terhadap pelajaran.
    Di sekolah saya akan berusaha melakukan perubahan diantaranya :
  • Saya akan menjadi contoh yang baik dalam penerapan KSE.
  • Saya akan mengimbaskan pemahaman dan penerapan PSE yang saya terapkan di kelas kepada rekan sejawat.
  • Saya akan berkolaborasi dengan rekan sejawat dalam penerapan dan pembudayaan KSE di sekolah dengan membuat kesepakatan bersama, komunitas belajar profesional, sistem mentoring teman sejawat, atau mengintegrasikan kompetensi sosial emosional dalam rapat dan pertemuan guru. 
 

Dokumentasi Kegiatan. 




Comments

Popular posts from this blog

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.1

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.3

SUATU MASA